Selain penanganan kasus, DP3A Minsel juga terus memperkuat upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi penguatan kelembagaan perempuan serta kunjungan ke sekolah-sekolah.

“Memang ada tren peningkatan kasus dari tahun sebelumnya. Ini isu penting yang harus kami sikapi bersama,” tambah mantan Kadis Kesehatan tersebut.

Schouten menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan.

“Hampir semua kecamatan kami kunjungi untuk melakukan sosialisasi. Harapannya, angka kasus dapat berangsur turun,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa DP3A Minsel telah menyediakan layanan publik berbasis teknologi untuk memudahkan pelaporan.

“Aplikasi Ayo Lapor dapat diakses lewat gadget. Silakan dimanfaatkan untuk melaporkan jika ada kejadian serupa,” pungkasnya.(**)