TOMOHON, Klikjo.id- Kabar gembira buat warga Kota Bunga! Sekarang, cek data kemiskinan, stunting, sampai info sanitasi di Kota Tomohon nggak pakai ribet dan sudah super cepat. Cukup lewat satu klik di aplikasi kece bernama Tomohon Andal (Analisis Data dan Laporan).
Aplikasi inovatif ini resmi diluncurkan langsung oleh Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH bertepatan dengan dibukanya kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kelitbangan di Command Center Pemkot Tomohon, Selasa (23/06/2026).
Sebagai informasi, Tomohon Andal bukan aplikasi biasa tapi dirancang sebagai sistem pemantauan data terintegrasi yang bisa diakses kapan saja. Lewat aplikasi ini, pemerintah dan masyarakat bisa memantau banyak hal penting sekaligus, di antaranya:
• Data kependudukan dan penerima bansos
• Kondisi rumah warga, akses sanitasi, dan air minum
• Lahan pertanian di tiap kelurahan
• Tingkat keamanan lingkungan sekitar
Wali Kota Caroll Senduk berharap hadirnya Tomohon Andal bisa menjadi shortcut bagi pemerintah dalam merancang, mengambil keputusan, serta mengevaluasi kebijakan pembangunan di Kota Tomohon agar makin tepat sasaran.
Sadar kalau data adalah kunci utama pembangunan, Caroll Senduk tidak mau main-main soal akurasi. Ia menegaskan proses input data harus dikawal ketat dan dipantau secara berjenjang.
“Saya tekankan agar proses input data mendapat perhatian secara berjenjang, mulai dari pejabat eselon II dan III, para camat, hingga lurah, sehingga data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan akurat,” tegas Caroll Senduk dengan penuh komitmen.
Tidak cuma meluncurkan aplikasi, forum FGD Kelitbangan ini juga diharapkan jadi wadah kolaborasi yang produktif banget buat para pemangku kepentingan. Caroll menjelaskan kalau Pemkot Tomohon sudah menetapkan Peraturan Wali Kota Nomor 21 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Iptek 2025-2029 sebagai kompas riset daerah. Dimana aturan ini telah memberikan panduan strategi dan arah kebijakan riset dan inovasi, diantaranya:
• Meningkatkan relevansi riset dan inovasi melalui penguatan jejaring inovasi yang mendukung kebutuhan daerah dan berfokus pada kualitas, sertifikasi, desain dan digital branding
• Peningkatan daya saing daerah melalui penguatan UMKM/industri berbasis produk unggulan daerah (PUD)
• Memperkuat literasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan menyediakan layanan pendampingan pendaftaran paten, merek, serta desain industri
• Mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang mengangkat budaya lokal serta pemanfaatan digitalisasi.
Sederet pejabat penting pun tampak hadir dalam acara peluncuran ini. Mulai dari Kepala BPS Kota Tomohon Ika Oktaria Gaib, jajaran Pemkot, hingga trio tim pengembang hebat di balik aplikasi Tomohon Andal yaitu Reonaldy Berikang, Ferdinand Maleke, dan Juliandri Surentu.(REQ/*)

Tinggalkan Balasan