Foto: Ratusan orang tua siswa SD Lentera Harapan menggelar aksi damai di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Selasa (4/8/2026), menuntut sekolah segera dibuka.(Ist)

SENTANI, Klikjo.id – Ratusan orang tua siswa  SD Lentera Harapan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura  untuk selamatkan pendidikan 430 Siswa.

Ini disampaikan para orang tua saat menggelar aksi damai di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, oada Selasa (4/8/2026).

Asal tahu saja, sebelumnya pemilik hak ulayat memalang pintu masuk SD Lentera Harapan sekitr empat bulan. Akibatnya,  mengganggu proses belajar mengajar.

Orang tua mendesak Pemkab Jayapura segera menyelesaikan sengketa agar seluruh siswa kembali mengikuti pembelajaran.

Perwakilan orang tua, Valen L. Puraro, mengatakan pemalangan berdampak langsung  bagi pendidikan anak-anak.

Akibat kondisi ini, sebanyak 430 siswa tidak bisa ikut kegiatan belajar mengajar.
“Kami kecewa karena hampir empat bulan anak-anak kehilangan kesempatan belajar secara maksimal,” ujar Valen.

foro Bupati Jayapura Dr Yunus Wonda SH, MH

Sementara itu, Bupati Jayapura  Yunus Wonda langsung menemui  orang tua. Menurutnya, anak meiliki hak untuk memperoleh pendidikan dan harus menjadi prioritas.

Karena itu, pemerintah akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan menyiapkan lokasi belajar sementara bagi para siswa.

Selain itu, pemerintah juga akan mengundang pemilik hak ulayat untuk berdialog mencari solusi.
Yunus menegaskan penyelesaian sengketa menjadi tanggung jawab pemerintah tanpa mengorbankan masa depan anak-anak.

Di sisi lain, perwakilan pemilik hak ulayat, Godlief Ohe, menyatakan siap memenuhi undangan.
Ia menegaskan pihaknya mendukung keberlangsungan pendidikan dan berharap kesepakatan.
Dengan demikian, aktivitas belajar mengajar di SD Lentera Harapan  kembali normal dalam waktu dekat.

Orang tua berharap pemerintah dan pemilik hak ulayat segera menyelesaikan persoalan demi menjamin hak pendidikan.(ARS)