Foto : Bupati Mathius Awoitauw bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Jayapura.
JAYAPURA, KLIKJO.ID– Bupati Jayapura Mathius Awoitauw melakukan presentasi rencana pusat strategi nasional di Kabupaten Jayapura, terkait rencana kota baru dan pemindahan ibukota Kabupaten.
Presentasi disampaikan dihadapan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura. di Ruang Sidang Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Senin (24/1/2022).
Menurut Bupati, bencana alam yang terjadi di wilayah Kota Sentani sejak beberapa tahun lalu, membuat wilayah Sentani tidak aman lagi.. Dan, dari kajian geologi, diperingatkan. Kota Sentani terancam bencana permanen dari kawasan Cagar Alam Cycloop.
“Pemerintah harus merencanakan antisipasi ancaman bencana permanen itu dengan perencanaan pembangunan berbasis mitigasi bencana. Harus ambil langkah bagaimana membangun kota di tempat baru. Bahkan Pemerintah provinsi mungkin dari 20 tahun lalu merencanakan kawasan kota baru, kawasan industri, pelabuhan petikemas Depapre dan Bandara Sentani,” ujar Bupati Jayapura.
Kepada sejumlah wartawan Bupati dua periode itu mengatakan, dalam rencana pembangunan nasional, ada dua kawasan strategi di Papua yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) , di bagian selatan dan utara Jayapura.
“Ini program nasional, perencanaan sudah ada dan sudah disosialisasikan kepada masyarakat. Maka itu, harus percepat. Apalagi Inpres nomor 9 tahun 2020 yang berbicara tentang percepatan kesejahteraan Papua dan Papua Barat. Hal itu juga merupakan perintah kepada semua kementerian/lembaga, termasuk didalamnya gubernur dan bupati/walikota,” ungkapnya.
Mathius mengaku bersyukur, karena DPRD sudah membentuk panitia khusus (Pansus) mengenai pemindahan kota baru. Pemkab memberikan apresiasi kepada DPR.
“Ini rencana besar, dan tidak mungkin diselesaikan dalam waktu satu dua tahun, terpenting sudah masuk dan memastikan ada dalam rencana induk kesejahteraan Papua,” tandasnya.(Arifin)

Tinggalkan Balasan