Melayat : Pihak Uncen, diwakili Kabag TU melayat ke rumah duka Korban tengelam, Jhonatan Divon Rorimpandey, saat mengikuti praktek lapangan kepelatihan olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan  (FIK) Uncen Semester 1. (Foto: ARS)

SENTANI, Klikjo.id –Mahasiswa Universitas Cendrawasih (Uncen), Fakultas  Ilmu Keolahragaan bernama Jhonatan Divon Rorimpandey alias Nyong (20) Warga Sentani, Jayapura, dilaporkan tewas tenggelam saat mengikuti praktek renang di Kolam Renang Tirta Abepura, Rabu (8/11/2023) pagi.

Informasi yang dirangkum menyebutkan, sebelumnya korban yang berstatus sebagai mahasiswa FIK Uncen mengikuti praktek renang dimulai pagi sekitar pukul 07.00 WIT,  setelah  proses belajar korban masih tetap berada di dalam kolam renang sekitar pukul 08.00 WIT. Korban yang diketahui asal Manado (Kawanua) itu sempat teriak minta tolong. 

Sejumlah teman korban langsung turun ke kolam dan berupaya menolong selanjutnya mengeluarkannya dari dalam kolam,  saat itu korban dalam keadaan pingsan. Oleh taman-temannya sempat diberikan pertolongan pertama, namun korban tetap tak sadarkan diri.

Nyong kemudian dievakuasi ke RSUD Abepura untuk mendapatkan perawatan medis, kemudian sekitar Pukul 09.00 WIT korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kapolsek Heram AKP Frengky Rumbiak membenarkan laporan peristiwa itu  menurut Kapolsek pihaknya mendapatkan laporan terkait meninggalnya Nyong dari rekannya yang datang melaporkan kejadian tersebut di Mapolsek Heram sekitar Pukul 12.20 WIT.

“Rekan korban sekitar jam 12 lewat datang ke Polsek untuk melaporkan peristiwa tenggelamnya korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis di RSUD Abepura,” ujar Kapolsek.

Lebih lanjut terang Kapolsek, keberadaan korban di lokasi kejadian diketahui karena statusnya sebagai seorang mahasiswa dan sedang mengikuti proses pembelajaran bersama rekan-rekannya yang lain, yakni praktek berenang.

Kapolsek juga membenarkan keluarga korban telah membuat laporan polisi di Polsek Heram atas kejadian tersebut dan rencananya akan dilakukan pertemuan dengan pihak Kampus di rumah korban sesuai permintaan keluarga pada Kamis esok.