Denny juga menyampaikan apresiasi atas dukungan partai-partai pengusung, relawan, dan masyarakat yang turut membantu capaian tersebut. Ia berharap, di bawah kepemimpinan Matius D. Fakhiri, Partai Golkar Papua bisa semakin solid dan berprestasi.

“Kami berharap, apa yang sudah dibangun  Plt ketua Doli dapat diteruskan dan bahkan ditingkatkan oleh Ketua terpilih, Pak Matius D. Fakhiri. Apalagi beliau juga menjabat sebagai Gubernur Papua, tentu dengan kapasitas itu bisa membawa Partai Golkar lebih maju,” ungkapnya.

Terkait hubungan antara Gubernur Papua dan Ketua DPR Papua yang kini sama-sama berasal dari Partai Golkar, Denny menjawab dengan senyum optimis.

“Kalau Gubernurnya Golkar dan Ketua DPR-nya juga Golkar, tentu kami akan sejalan. Kami siap mengawal setiap kebijakan Gubernur, terutama program 100 hari kerja beliau bersama Wakil Gubernur,” tegasnya.

Lebih lanjut, Denny menjelaskan bahwa keberhasilan pasangan Matius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua merupakan hasil kerja koalisi besar yang melibatkan banyak partai.

“Koalisi yang mengusung pasangan ini terdiri dari 16 partai politik. Hanya PDIP yang tidak ikut bergabung. Dari 45 anggota DPR Papua, 38 di antaranya mendukung, sisanya 7 dari PDIP,” terang Denny.

Ia menegaskan bahwa seluruh anggota DPR Papua yang tergabung dalam koalisi akan mendukung penuh dan mengawal pelaksanaan program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.(ARS)